2. Membuat Grafik Koordinat Polar

Membuat grafik pada sistem koordinat polar dilakukan dengan cara memplot harga kuadrat dari harga sudut yang ada pada koordinat polar. Fungsi-fungsi yang sering digambarkan melalui sistem koordinat polar adalah fungsi-fungsi trigonometri.

a. Membuat grafik y = sin (x)

Perintah yang digunakan sebagai berikut :

-->x = linspace (0,2*%pi);

-->y = sin (x);

-->polarplot (x, y);

Selanjutnya pada jendela Scilab Graphic dihasilkan tampilan sebagai berikut :

Berikut ini akan dipaparkan mengenai langkah-langkah serta penjelasan dari setiap baris perintah untuk membuat grafik koordinat polar fungsi y = sin (x) seperti ditunjukkan di atas :

  • Perintah x = linspace (0,2*%pi);di atas berfungsi untuk menentukan interval skala di sumbu x, yaitu 0 ≤ x ≤ 2π. Perintah tersebut akan menghasilkan output berupa vektor yang berisi angka mulai 0 sampai dengan 2π sebanyak 100 elemen. Karena perintah tersebut diakhiri dengan tanda titik koma (;), maka program tidak akan menampilkan hasil eksekusi perintah tersebut, tetapi hanya disimpan pada memory program.
  • Setelah menentukan nilai interval skala pada sumbu x, selanjutnya dituliskan perintah y = sin (x);. Perintah tersebut berfungsi untuk memberikan hasil perhitungan dari fungsi sin (x) pada sumbu y. Karena penulisan perintah tersebut diakhiri dengan tanda titik koma, maka program tidak akan melakukan eksekusi atas perintah tersebut.
  • Untuk menampilkan representasi hubungan antara nilai x dan y dalam bentuk grafik koordinat polar digunakan perintah polarplot (x, y);. Segera setelah menekan tombol ENTER, Scilab akan membuka jendela baru (Scilab Graphic)  untuk menampilkan bentuk grafik yang dihasilkan menurut fungsi y = sin (x).

b. Membuat grafik y = cos (x)

Perintah yang digunakan sebagai berikut :

-->clf

-->y = cos (x);

-->polarplot (x, y);

Selanjutnya pada jendela Scilab Graphic dihasilkan tampilan sebagai berikut :

 

Berikut langkah-langkah serta penjelasan dari setiap baris perintah untuk membuat grafik koordinat polar fungsi y = cos (x) seperti ditunjukkan di atas :

  • Perintah x = linspace (0,2*%pi);tidak perlu dituliskan lagi karena sudah dituliskan pada penggambaran grafik koordinat polar y = sin (x) dan akan digunakan interval yang sama.
  • Perintah clf di atas digunakan untuk menghapus gambar grafik sebelumnya (y = sin (x))agar penggambaran grafik dengan perintah baru (seperti penambahan atau penggantian tampilan grafik) tidak menumpuk.
  • Selanjutnya dituliskan perintah y = cos (x);. Perintah tersebut berfungsi untuk memberikan hasil perhitungan dari fungsi cos (x) pada sumbu y. Karena penulisan perintah tersebut diakhiri dengan tanda titik koma, maka program tidak akan melakukan eksekusi atas perintah tersebut.
  • Untuk menampilkan representasi hubungan antara nilai x dan y dalam bentuk grafik koordinat polar digunakan perintah polarplot (x, y);. Segera setelah menekan tombol ENTER, Scilab akan membuka jendela baru (Scilab Graphic)  untuk menampilkan bentuk grafik yang dihasilkan menurut fungsi y = cos (x).

c. Membuat grafik y = sin (x) + cos (x)

Perintah yang digunakan sebagai berikut :

-->clf

-->y = sin (x) + cos (x);

-->polarplot (x,y);

Selanjutnya pada jendela Scilab Graphic dihasilkan tampilan sebagai berikut :

Berikut langkah-langkah serta penjelasan dari setiap baris perintah untuk membuat grafik koordinat polar fungsi y = sin (x) + cos (x) seperti ditunjukkan di atas :

  • Perintah x = linspace (0,2*%pi);tidak perlu dituliskan lagi karena sudah dituliskan pada saat penggambaran grafik koordinat polar y = sin (x) dan akan digunakan interval yang sama.
  • Perintah clf di atas digunakan untuk menghapus gambar grafik sebelumnya (y = cos (x))agar penggambaran grafik dengan perintah baru (seperti penambahan atau penggantian tampilan grafik) tidak menumpuk.
  • Selanjutnya dituliskan perintah y = sin (x) + cos (x);. Perintah tersebut berfungsi untuk memberikan hasil perhitungan dari fungsi sin (x) + cos (x) pada sumbu y. Karena penulisan perintah tersebut diakhiri dengan tanda titik koma, maka program tidak akan melakukan eksekusi atas perintah tersebut.
  • Untuk menampilkan grafik hubungan antara nilai x dan y dalam bentuk grafik koordinat polar digunakan perintah polarplot (x, y);. Segera setelah menekan tombol ENTER, Scilab akan membuka jendela baru (Scilab Graphic)  untuk menampilkan bentuk grafik yang dihasilkan menurut fungsi y = sin (x) + cos (x).

d. Membuat grafik y = sin (2*x)

Perintah yang digunakan sebagai berikut :

-->clf

-->y = sin (2*x);

-->polarplot (x, y);

-->xtitle ('Grafik Fungsi y = sin (2*x)', 'x', 'y');

Selanjutnya pada jendela Scilab Graphic dihasilkan tampilan sebagai berikut :

Berikut langkah-langkah serta penjelasan dari setiap baris perintah untuk membuat grafik koordinat polar fungsi y = sin (2x) seperti ditunjukkan di atas :

  • Perintah x = linspace (0,2*%pi);tidak perlu dituliskan lagi karena sudah dituliskan pada saat penggambaran grafik koordinat polar y = sin (x) dan akan digunakan interval yang sama.
  • Perintah clf di atas digunakan untuk menghapus gambar grafik sebelumnya (y = sin (x) + cos (x))agar penggambaran grafik dengan perintah baru (seperti penambahan atau penggantian tampilan grafik) tidak menumpuk.
  • Selanjutnya dituliskan perintah y = sin (2*x);. Perintah tersebut berfungsi untuk memberikan hasil perhitungan dari fungsi sin (2x) pada sumbu y. Karena penulisan perintah tersebut diakhiri dengan tanda titik koma, maka program tidak akan melakukan eksekusi atas perintah tersebut.
  • Untuk menampilkan grafik hubungan antara nilai x dan y dalam bentuk grafik koordinat polar digunakan perintah polarplot (x, y);. Segera setelah menekan tombol ENTER, Scilab akan membuka jendela baru (Scilab Graphic)  untuk menampilkan bentuk grafik yang dihasilkan menurut fungsi y = sin (2x).

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Pinterest